Monday, May 19, 2014

Suatu Senja di Qeez Pancake

 “Kalian tidak tahu apa yang aku rasakan.”

Kalimat itu pasti pernah terlintas di benak setiap orang. Kadang-kadang, menempatkan diri di dalam forum besar hanyalah sebentuk pelarian; rasionalisasi bahwa kita tidak sendirian, meski gaduhnya keramaian tetap diakui sebagai sebentuk kesepian oleh sudut hati yang lainnya.

Kami tidak tahu apa yang kau rasakan.” Kalimat itu mungkin terdengar sangat kejam untuk seseorang yang sedang membutuhkan sandaran untuk menumpahkan perasaannya. Tapi itu memang kenyataannya. Sebab itulah kami ingin kau bicara.

Maaf untuk upaya menghibur yang tidak maksimal, tidak ada solusi yang tepat untuk sebuah permasalahan yang samar-samar. Tidak ada tindakan yang benar dalam menyikapi suatu perasaan yang tidak dijelaskan. Setiap tingkah kami mungkin menyinggung secara tidak sadar, namun sepenuhnya tidak ada kesengajaan.

Setengah jam berada di tengah keramaian ini, namun tak seorang pun yang bicara. Memulai untuk saling terbuka sepertinya masih sulit untuk masing-masing kita. Menjadi sebuah peringatan kembali bahwa kepercayaan itu memang bukan hal yang mudah untuk diberikan. Setiap kita punya kekhawatiran akan bertemu kekecewaan atau pengkhiatan.

Dan di sinilah kita.. fooling around like we always do...