Saturday, January 11, 2014

Menuju (Blang) Bintang - Puisi untuk Kak Mei

Puisi ini ditulis berdasarkan pengalaman mengarungi jalan (belakang) menuju Bandara Iskandar Muda di Blang Bintang ketika trip mata kuliah Psikologi Industri bersama kak mei dan Downiers lainnya :)

Puisi ini memposisikan Kak Mei sebagai penunjuk jalan :D
Berhubung ia selalu melewati jalan ini kalau ke kampus ^_^



~***~

Menuju (Blang) Bintang

Rekam perjalanan di ujung Desember,
Ketika dunia bersorak menanti pesta kembang api
Aku, meredam gaduhnya dan gegas berkendara


Deru motor di atas aspal berlubang
Pecah maki dari pejalan kaki
Koloni kambing beradu lari
Hingga gerombol itik yang mencari damai dari genangan air di tepi jalan


Ini jalannya!
Kulalui di subuh buta untuk mencapai rumah sekolah yang berkilometer jauhnya


Pohon asam tua teguh menaungi dengan lembar daunnya yang mungil
Retak di batangnya menyatakan usia yang setara pendudukan penjajah
Saksi bisu bahwa ia merupakan bagian dari sejarah


Sekejap lagi sampai
Namun bersiaplah untuk kepungan debu dan terror ternak liar
Sekali ini kalian menyusuri bentang jalan renta,
hendaklah siaga


Jangan takjub pada hamparan desa di celah bukit
atau petak sawah yang mengawal di kedua sisi
Jika kau tak lihai menghindari jebakan aspal, tanah basah itu sigap menangkap tubuhmu


Lengkung-lengkung senyum merekah, imajinasi menerka rupa gedung megah tempat kami akan singgah
Kuberi tahu, tempat itu tak seramai gambar dalam televisi di rumahmu
Beginilah ia, Bandara Iskandar Muda


Lapang, senyap.



Indrapuri, Jan 11th, 2014